Pemko Pariaman Resmi Canangkan Tiga Desa Cinta Statistik
radarjawa – Pemerintah Kota (Pemko) Pariaman secara resmi mencanangkan tiga desa di wilayahnya sebagai Desa Cantik (Cinta Statistik). Langkah strategis ini diambil sebagai upaya memperkuat tata kelola data di tingkat desa guna menghasilkan kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran, akurat, dan berbasis data riil lapangan (evidence-based policy).
Program Desa Cantik ini merupakan kolaborasi erat antara Pemko Pariaman melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) dengan Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Pariaman. Melalui pencanangan ini, aparat desa akan dibina secara intensif agar memiliki kapasitas dalam mengelola, menyajikan, dan memanfaatkan data statistik secara mandiri.
1. Tiga Desa Percontohan Desa Cantik di Pariaman
Untuk tahap awal pelaksanaan program ini, Pemko Pariaman menetapkan tiga desa sebagai pilot project atau desa percontohan:
- Desa Pauh Kurai Taji (Kecamatan Pariaman Selatan)
- Desa Kampung Baru Padusunan (Kecamatan Pariaman Timur)
- Desa Santok (Kecamatan Pariaman Utara)
Ketiga desa ini dipilih karena dinilai memiliki komitmen perangkat desa yang tinggi serta kesiapan infrastruktur digital dasar untuk memulai standarisasi pengelolaan data statistik desa.
2. Tujuan Utama Program Desa Cantik
Pencanangan Desa Cantik bukan sekadar seremonial belaka, melainkan memiliki target jangka panjang yang konkret bagi pelayanan publik:
- Peningkatan Literasi Data: Mengedukasi perangkat desa dan masyarakat agar lebih memahami pentingnya data dalam kehidupan sehari-hari.
- Standardisasi Data: Menjamin data yang dikumpulkan di tingkat desa selaras dengan standar statistik nasional sehingga terhindar dari tumpang-tindih data.
- Optimalisasi Dana Desa: Membantu aparatur desa menggunakan data mikro (seperti data kemiskinan dan stunting) untuk merancang program kerja desa yang lebih efisien dan tepat sasaran.
3. Pembinaan Berkelanjutan dari BPS
Melalui program ini, BPS Kota Pariaman akan bertindak sebagai pembina utama. Para agen statistik yang ditunjuk di masing-masing desa akan mendapatkan pelatihan berkala mengenai metodologi pengumpulan data sederhana, pengolahan data menggunakan instrumen digital, hingga teknik visualisasi data agar mudah dipahami oleh masyarakat umum maupun pengambil keputusan di tingkat kota.
4. Mendukung Program Satu Data Indonesia
Pemerintah Kota Pariaman menegaskan bahwa pembentukan Desa Cantik merupakan pilar penting dalam menyukseskan program nasional Satu Data Indonesia. Ketika data dari tingkat terkecil (desa/kelurahan) sudah tervalidasi dengan baik, maka integrasi data di tingkat pemerintah kota, provinsi, hingga nasional akan menjadi jauh lebih mudah, cepat, dan minim eror.
5. Harapan Pemko Pariaman untuk Masa Depan
Pemko Pariaman berharap kesuksesan tiga desa percontohan ini dapat segera direplikasi oleh desa-desa dan kelurahan lain di seluruh Kota Pariaman. Dengan komitmen bersama mewujudkan desa yang melek statistik, proses perencanaan pembangunan daerah tidak lagi didasarkan pada asumsi semata, melainkan bersandar pada data yang akurat demi kesejahteraan masyarakat yang merata.
Pencanangan tiga Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) ini menjadi bukti nyata keseriusan Pemko Pariaman dalam menyongsong era transformasi digital pemerintahan. Dengan menempatkan data sebagai fondasi pembangunan dari tingkat akar rumput, Pariaman optimis dapat mengakselerasi program pengentasan kemiskinan, peningkatan layanan kesehatan, dan pembangunan infrastruktur desa secara cerdas dan akuntabel.

