Begal Sadis di Cikarang, Korban Disiram Lem Nyaris Buta
Aksi Begal Sadis Gegerkan Cikarang
Kasus perampokan disertai kekerasan kembali menggegerkan wilayah Cikarang. Seorang tukang ojek berinisial R (24) menjadi korban aksi begal sadis di kawasan Pasar Seng. Dalam peristiwa tersebut, korban tidak hanya kehilangan sepeda motor, tetapi juga mengalami luka serius setelah wajah dan matanya disiram cairan lem.
Kejadian ini menyita perhatian publik setelah kisah korban viral di media sosial. Banyak warganet mengecam aksi pelaku yang dinilai sangat kejam karena menggunakan cairan berbahaya yang dapat merusak penglihatan korban secara permanen.
Kejadian Terjadi Dini Hari
Peristiwa begal tersebut terjadi pada dini hari sekitar pukul 01.00 WIB. Saat itu, korban baru saja menyelesaikan pekerjaannya mengantar penumpang perempuan ke kawasan Pasar Seng, Cikarang Utara.
Korban yang merupakan warga Cibitung tersebut tidak menaruh kecurigaan apa pun karena lokasi tujuan merupakan area yang sering didatangi warga, meski situasinya relatif sepi pada malam hari.
Dalih Ambil Uang Jadi Awal Petaka
Setibanya di lokasi, penumpang perempuan yang diantar korban meminta izin untuk mengambil uang guna membayar ongkos ojek. Korban pun menunggu di sekitar area pasar tanpa merasa curiga.
Menurut pengakuan korban, permintaan tersebut terdengar wajar dan sering dialaminya sebagai tukang ojek. Ia pun memilih menunggu dengan sepeda motor di dekat lokasi tujuan.
Pelaku Datang dengan Modus Pura-pura Pinjam Korek
Saat korban menunggu, seorang pria tak dikenal tiba-tiba mendekat. Pelaku berpura-pura meminjam korek api kepada korban. Tanpa rasa curiga, korban langsung memberikan korek tersebut.
Namun, situasi berubah drastis dalam hitungan detik. Pelaku yang awalnya tampak biasa justru melancarkan aksi kejahatan secara brutal.
Wajah dan Mata Korban Disiram Lem
Pelaku secara tiba-tiba menyiramkan cairan lem jenis power glue ke wajah dan mata korban. Cairan tersebut langsung mengenai bagian mata kiri dan area wajah korban.
Korban mengaku merasakan panas dan perih luar biasa sesaat setelah cairan tersebut mengenai matanya. Pandangan korban seketika kabur dan sebagian penglihatannya hilang.
Akibat serangan mendadak itu, korban tidak mampu memberikan perlawanan sedikit pun. Rasa sakit yang hebat membuatnya hanya bisa berteriak meminta pertolongan.
Motor Dibawa Kabur Pelaku
Dalam kondisi korban kesakitan dan tidak berdaya, pelaku langsung membawa kabur sepeda motor milik korban. Aksi tersebut berlangsung cepat dan nyaris tanpa hambatan karena situasi sekitar pasar masih sepi.
Korban hanya bisa pasrah melihat kendaraannya dibawa pergi. Sementara itu, penumpang perempuan yang sebelumnya diantar korban diduga ikut menghilang dan kini masih menjadi tanda tanya.
Korban Nyaris Kehilangan Penglihatan
Akibat cairan lem yang mengenai mata, korban terancam mengalami kebutaan. Lem tersebut diketahui dapat menyebabkan iritasi berat dan kerusakan jaringan mata jika tidak segera ditangani secara medis.
Korban kemudian mendapatkan pertolongan dan menjalani perawatan. Hingga kini, kondisi penglihatannya masih dalam pengawasan tenaga medis untuk memastikan tidak terjadi kerusakan permanen.
Kisah Korban Viral di Media Sosial
Kasus ini menjadi viral setelah korban menceritakan langsung kronologi kejadian yang dialaminya. Unggahan tersebut menuai simpati luas dari masyarakat serta kecaman keras terhadap pelaku begal.
Warganet menilai tindakan pelaku sangat kejam dan tidak manusiawi karena menggunakan bahan berbahaya yang berpotensi merusak masa depan korban.
Warga Minta Polisi Bertindak Tegas
Masyarakat sekitar Cikarang dan Kabupaten Bekasi mendesak aparat kepolisian untuk segera menangkap pelaku. Warga menilai aksi begal dengan kekerasan ekstrem ini sudah sangat meresahkan dan mengancam keselamatan publik.
Kasus ini juga memicu kekhawatiran para pekerja malam, khususnya tukang ojek dan pengemudi daring, yang kerap beraktivitas pada jam rawan kejahatan.
Begal dengan Kekerasan Ekstrem Jadi Sorotan
Penggunaan cairan lem dalam aksi perampokan dinilai sebagai bentuk kekerasan ekstrem yang berbahaya. Selain menimbulkan luka fisik, tindakan ini berpotensi meninggalkan trauma psikologis mendalam bagi korban.
Pengamat keamanan menilai modus kejahatan seperti ini menunjukkan meningkatnya keberanian dan kebrutalan pelaku kriminal dalam melancarkan aksinya.
Imbauan untuk Waspada di Jam Rawan
Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat beraktivitas pada dini hari di lokasi yang sepi. Aparat juga diharapkan meningkatkan patroli di titik-titik rawan kejahatan.
Kasus begal sadis di Pasar Seng Cikarang ini menjadi pengingat bahwa kejahatan dapat terjadi kapan saja dan dengan cara yang tidak terduga.
Polisi Diharapkan Ungkap Pelaku
Hingga kini, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan pelaku. Bukti dan keterangan korban diharapkan dapat membantu proses pengungkapan kasus ini.
Masyarakat berharap pelaku segera ditangkap dan diproses hukum agar memberikan rasa keadilan bagi korban serta mencegah terulangnya kejadian serupa.
Baca Juga : Demo Buruh Ricuh di Bandung Tolak SE UMSK 2026
Jangan Lewatkan Info Penting Dari : carimobilindonesia

