Harga Pangan Jawa Timur Naik, Cabai dan Telur Jadi Sorotan
radarjawa.web.id Harga sejumlah bahan pangan di Jawa Timur kembali mengalami perubahan. Dalam pemantauan terbaru, beberapa komoditas penting tercatat naik dibanding hari sebelumnya. Kondisi ini menjadi perhatian masyarakat karena bahan pokok seperti cabai, telur, gula, dan minyak goreng sangat berpengaruh terhadap pengeluaran rumah tangga sehari-hari.
Pergerakan harga pangan ini terpantau melalui Sistem Pemantauan Pasar Kebutuhan Pokok Kementerian Perdagangan atau SP2KP Kemendag. Data menunjukkan adanya fluktuasi harga pada berbagai komoditas strategis.
Dari total 16 komoditas utama yang dipantau, sebagian besar mengalami kenaikan. Sementara beberapa lainnya justru turun atau tetap stabil.
10 Komoditas Naik, Cabai Rawit dan Minyak Jadi Pemicu
Berdasarkan data pemantauan pasar, terdapat 10 komoditas yang mengalami kenaikan harga. Kenaikan ini terjadi pada bahan pangan yang sering dikonsumsi masyarakat.
Komoditas yang naik antara lain:
- Cabai rawit merah
- Kedelai impor
- Minyak goreng sawit kemasan premium
- Daging sapi paha belakang
- Minyakita
- Telur ayam ras
- Daging ayam ras
- Gula pasir curah
- Minyak goreng curah
- Cabai merah keriting
Kenaikan ini meskipun tidak selalu besar, tetap berdampak karena kebutuhan pangan merupakan pengeluaran rutin masyarakat.
Cabai rawit dan cabai merah keriting menjadi salah satu komoditas yang paling sering mengalami lonjakan karena dipengaruhi musim, distribusi, dan permintaan pasar.
Cabai Merah Keriting Naik Paling Tinggi
Salah satu komoditas yang mengalami kenaikan paling mencolok adalah cabai merah keriting. Harga cabai ini melonjak cukup tinggi dibanding komoditas lain.
Cabai merah keriting tercatat naik sekitar 1,9 persen dan berada di kisaran Rp34 ribuan per kilogram. Kenaikan ini menjadi perhatian karena cabai adalah bahan utama dalam konsumsi rumah tangga Indonesia.
Kenaikan harga cabai sering kali dipicu oleh pasokan yang menurun, cuaca yang tidak menentu, serta tingginya permintaan pasar.
Sementara itu, cabai rawit merah juga mengalami kenaikan dan kini berada di atas Rp82 ribu per kilogram. Harga ini tergolong tinggi dan dapat memengaruhi harga makanan di warung maupun pasar tradisional.
Telur Ayam dan Gula Pasir Ikut Mengalami Kenaikan
Selain cabai, komoditas lain yang naik adalah telur ayam ras. Harga telur kini berada di kisaran Rp29 ribuan per kilogram.
Telur merupakan sumber protein yang paling banyak dikonsumsi masyarakat karena harganya relatif terjangkau dibanding daging. Ketika harga telur naik, dampaknya langsung terasa pada kebutuhan rumah tangga.
Gula pasir curah juga tercatat mengalami kenaikan meskipun tipis. Harga gula berada di kisaran Rp16 ribuan per kilogram. Kenaikan kecil pada gula tetap penting karena komoditas ini banyak digunakan untuk kebutuhan harian maupun industri kecil seperti pedagang minuman dan makanan.
Harga Minyak Goreng Masih Bergerak Naik
Harga minyak goreng di Jawa Timur juga menunjukkan tren naik. Minyak goreng sawit kemasan premium kini berada di atas Rp20 ribu per liter.
Sementara minyak goreng curah berada di kisaran Rp18 ribuan per liter. Selain itu, Minyakita juga mengalami kenaikan walau tidak terlalu besar.
Kondisi harga minyak goreng menjadi sorotan karena komoditas ini sering mengalami fluktuasi dan sangat mempengaruhi harga makanan gorengan yang banyak dijual di masyarakat.
Beberapa Komoditas Justru Turun
Di tengah kenaikan berbagai bahan pokok, terdapat beberapa komoditas yang mengalami penurunan harga.
Komoditas yang turun antara lain:
- Cabai merah besar
- Bawang putih honan
- Bawang merah
Cabai merah besar turun paling tajam hingga berada di kisaran Rp30 ribu per kilogram. Penurunan ini bisa menjadi kabar baik bagi konsumen karena cabai merah besar sering digunakan dalam masakan sehari-hari.
Bawang merah dan bawang putih juga turun meskipun tidak signifikan. Namun tetap memberikan sedikit ruang bagi masyarakat dalam mengatur belanja dapur.
Harga Beras dan Tepung Masih Stabil
Beberapa komoditas penting lainnya masih terpantau stabil tanpa perubahan harga.
Komoditas yang tetap antara lain:
- Beras premium
- Beras medium
- Tepung terigu
Stabilnya harga beras menjadi hal positif karena beras adalah makanan pokok utama masyarakat Indonesia. Jika harga beras ikut naik tajam, dampaknya akan jauh lebih besar terhadap inflasi pangan.
Daftar Harga Komoditas Pangan Jawa Timur
Berikut gambaran harga beberapa bahan pangan utama:
- Daging sapi paha belakang: Rp120 ribuan/kg
- Cabai rawit merah: Rp82 ribuan/kg
- Daging ayam ras: Rp38 ribuan/kg
- Telur ayam ras: Rp29 ribuan/kg
- Cabai merah keriting: Rp34 ribuan/kg
- Cabai merah besar: Rp30 ribuan/kg
- Minyak goreng premium: Rp20 ribuan/liter
- Gula pasir curah: Rp16 ribuan/kg
- Beras premium: Rp14 ribuan/kg
- Kedelai impor: Rp12 ribuan/kg
Penutup: Masyarakat Perlu Cermat Mengatur Belanja
Perubahan harga pangan di Jawa Timur menunjukkan bahwa fluktuasi pasar masih terus terjadi. Kenaikan pada cabai, telur, minyak, dan gula menjadi perhatian karena komoditas tersebut sangat dekat dengan kebutuhan sehari-hari.
Masyarakat diimbau untuk lebih cermat dalam mengatur belanja, sementara pemerintah daerah terus diharapkan menjaga stabilitas pasokan dan distribusi agar harga tidak melonjak tajam.
Pemantauan harga pangan menjadi langkah penting untuk memastikan kebutuhan pokok tetap terjangkau bagi semua lapisan masyarakat.

Cek Juga Artikel Dari Platform capoeiravadiacao.org
