Forkopimda Situbondo Pastikan Keamanan Jalur Pantura Jawa–Bali dan Destinasi Wisata
radarjawa.web.id Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Kabupaten Situbondo melakukan peninjauan langsung ke sejumlah pos pengamanan dan pos pelayanan di sepanjang jalur pantura. Langkah ini menjadi bagian dari upaya memastikan keamanan serta kelancaran arus lalu lintas pada jalur strategis yang menghubungkan Pulau Jawa dan Bali. Jalur pantura dikenal sebagai urat nadi transportasi darat nasional yang memiliki peran vital, terutama saat mobilitas masyarakat meningkat.
Peninjauan ini mencerminkan komitmen pemerintah daerah bersama unsur TNI dan Polri dalam menjaga stabilitas keamanan. Kehadiran pimpinan daerah di lapangan juga menjadi bentuk dukungan moril bagi petugas gabungan yang berjaga, sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal.
Kehadiran Pimpinan Daerah di Lapangan
Peninjauan dilakukan langsung oleh Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo, didampingi Kapolres Situbondo Rezi Dharmawan, Dandim 0823 Tri Wiratno, serta Wakil Bupati Ulfiyah. Rombongan Forkopimda menyambangi beberapa pos pengamanan untuk memastikan kesiapsiagaan personel gabungan dalam memberikan rasa aman bagi pengguna jalan.
Menurut Bupati, peninjauan ini bertujuan melihat langsung kondisi di lapangan, termasuk kelancaran arus lalu lintas dan kesiapan fasilitas pendukung. Dari hasil pantauan, jalur pantura Situbondo terpantau berjalan lancar, tanpa hambatan berarti yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat.
Jalur Pantura Jadi Fokus Pengamanan
Jalur pantura yang melintasi Situbondo memiliki tingkat kepadatan tinggi, khususnya bagi kendaraan logistik, bus antarkota, dan kendaraan pribadi yang melakukan perjalanan lintas provinsi. Oleh karena itu, pengamanan di jalur ini menjadi prioritas utama. Pos pengamanan dan pos pelayanan disiagakan untuk mengantisipasi potensi kecelakaan, kemacetan, maupun gangguan keamanan lainnya.
Petugas di lapangan tidak hanya mengatur lalu lintas, tetapi juga memberikan bantuan kepada pengendara yang membutuhkan. Mulai dari informasi rute, penanganan kendaraan bermasalah, hingga layanan kesehatan darurat, semuanya disiapkan demi kenyamanan pengguna jalan.
Wisata Bahari Pasir Putih Jadi Perhatian Khusus
Selain jalur pantura, Forkopimda juga memberikan perhatian khusus pada kawasan wisata. Salah satu titik yang ditinjau adalah Wisata Bahari Pasir Putih, destinasi pantai yang menjadi favorit wisatawan. Peningkatan jumlah pengunjung di kawasan ini mendorong pemerintah daerah untuk memastikan aspek keamanan dan kenyamanan benar-benar terjaga.
Bupati Situbondo menegaskan bahwa kawasan wisata harus menjadi ruang yang aman dan ramah bagi pengunjung. Pengamanan diperkuat untuk mencegah potensi gangguan, sekaligus memastikan arus keluar-masuk kendaraan wisatawan tidak mengganggu kelancaran lalu lintas di jalur utama.
Kesiapan Personel Gabungan
Kapolres Situbondo menjelaskan bahwa sejumlah pos pengamanan, pos pelayanan, dan pos terpadu telah disebar di titik-titik strategis sepanjang jalur pantura serta di area pelabuhan penyeberangan. Ratusan personel gabungan dari berbagai instansi diterjunkan, mulai dari Kepolisian, TNI, Dinas Perhubungan, KSOP, BPBD, Satpol PP, Perhutani, hingga unsur relawan.
Sinergi lintas instansi ini menjadi kunci keberhasilan pengamanan. Setiap unsur memiliki peran masing-masing, baik dalam pengaturan lalu lintas, pengamanan objek vital, maupun pelayanan kepada masyarakat. Kehadiran petugas gabungan juga diharapkan dapat memberikan rasa aman yang lebih kuat bagi pengguna jalan dan wisatawan.
Operasi Terpadu untuk Keamanan dan Kenyamanan
Pengamanan yang dilakukan merupakan bagian dari operasi terpadu yang tidak hanya berfokus pada kelancaran lalu lintas, tetapi juga pengamanan tempat ibadah dan destinasi wisata. Pendekatan ini dinilai penting karena mobilitas masyarakat tidak hanya terjadi di jalan raya, melainkan juga di pusat-pusat aktivitas publik.
Kapolres menegaskan bahwa pengamanan bersifat preventif dan humanis. Petugas diinstruksikan untuk mengedepankan pelayanan, namun tetap tegas dalam menegakkan aturan demi keselamatan bersama. Dengan demikian, potensi gangguan keamanan dapat diminimalkan sejak dini.
Dampak Positif bagi Masyarakat dan Wisata
Kehadiran pos pengamanan dan pos pelayanan memberikan dampak positif bagi masyarakat. Pengguna jalan merasa lebih tenang karena mengetahui ada petugas yang siap membantu kapan pun dibutuhkan. Bagi wisatawan, pengamanan yang baik meningkatkan rasa nyaman sehingga mendorong minat berkunjung ke destinasi wisata di Situbondo.
Pemerintah daerah berharap kondisi aman dan lancar ini dapat mendukung pergerakan ekonomi lokal. Aktivitas wisata yang meningkat akan berdampak pada sektor UMKM, penginapan, kuliner, dan layanan pendukung lainnya.
Komitmen Menjaga Stabilitas Wilayah
Peninjauan Forkopimda Situbondo menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga stabilitas wilayah. Kolaborasi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, dan instansi terkait menjadi fondasi penting dalam menciptakan keamanan yang berkelanjutan. Upaya ini tidak hanya bersifat sementara, tetapi diharapkan menjadi pola pengamanan yang konsisten.
Dengan kesiapan personel, kelengkapan fasilitas, dan koordinasi yang solid, Situbondo optimistis dapat menjaga jalur pantura Jawa–Bali tetap aman dan lancar. Masyarakat pun diimbau untuk mematuhi aturan lalu lintas dan bekerja sama dengan petugas demi keselamatan bersama.

Cek Juga Artikel Dari Platform kabarsantai.web.id
