Pemkot Tangerang Lepas Tim Forssekot ke Piala Kadin Jawa Barat: Ajang Pembinaan Atlet Muda
radarjawa.web.id Pemerintah Kota Tangerang kembali menunjukkan komitmennya terhadap pembinaan olahraga usia dini. Mereka melepas keberangkatan kesebelasan Forum Sekolah Sepak Bola Kota Tangerang (Forssekot) untuk berlaga di Piala Kadin Jawa Barat. Ajang ini menjadi panggung bagi pemain muda untuk mengasah kemampuan dan menambah pengalaman bertanding.
Pemerintah daerah tidak ingin pembinaan hanya berhenti di level sekolah sepak bola. Mereka memastikan bahwa atlet muda memiliki kesempatan tampil di kompetisi besar. Dengan begitu, proses latihan yang dilakukan selama ini tidak sia-sia dan dapat diuji langsung dalam situasi pertandingan.
Forssekot Kirim Tim U-8 dan U-10
Forssekot mengirim dua kesebelasan terbaiknya. Masing-masing berasal dari kelompok umur U-8 dan U-10. Pemain dalam dua kelompok ini telah melalui tahap seleksi dari berbagai sekolah sepak bola di Kota Tangerang. Mereka dipilih karena memiliki kemampuan dasar yang kuat dan potensi berkembang lebih jauh.
Tim U-8 masih dalam tahap pembentukan karakter dan dasar permainan. Mereka dilatih untuk memahami posisi, penguasaan bola, dan koordinasi sederhana. Sementara itu, tim U-10 mulai memasuki tahap taktik awal. Pemain di kelompok ini sudah belajar pola serangan, transisi, dan organisasi permainan.
Kedua tim ini diharapkan mampu mengharumkan nama Kota Tangerang di kancah regional. Namun yang lebih penting adalah proses pembelajaran mereka selama turnamen berlangsung.
Pelepasan Tim di Stadion Benteng Reborn
Acara pelepasan berlangsung di Stadion Benteng Reborn. Wali Kota Sachrudin dan Wakil Wali Kota Maryono hadir memberikan dukungan langsung. Keduanya berharap para pemain tampil percaya diri dan menjunjung sportivitas. Kehadiran pemimpin daerah membuat suasana semakin penuh semangat.
Para pemain terlihat antusias. Mereka membawa perlengkapan bertanding dan mendengarkan arahan pelatih dengan penuh perhatian. Para orang tua yang hadir juga memberikan dukungan moral, memastikan anak-anak mereka siap secara mental.
Suasana di stadion mencerminkan kebanggaan. Banyak pihak berharap langkah kecil ini menjadi awal karier besar bagi para pemain muda Tangerang.
Kaonang: Bukan Sekadar Kompetisi, Tapi Ajang Pembinaan
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tangerang, Kaonang, menegaskan bahwa keikutsertaan Forssekot bukan hanya demi trofi. Baginya, turnamen ini adalah bagian dari proses pembinaan yang berkelanjutan. Pemerintah ingin mencetak pemain muda yang memiliki kemampuan teknik, mental kuat, dan disiplin tinggi.
Kaonang menambahkan bahwa dukungan pemerintah bukan hanya berupa fasilitas. Pendampingan moril juga diberikan agar para pemain merasa dihargai dan percaya diri. Ia melihat Piala Kadin Jawa Barat sebagai ajang yang tepat untuk mengukur kualitas pembinaan SSB di Kota Tangerang.
Pembinaan usia dini menjadi fondasi penting. Tanpa latihan yang baik sejak kecil, sulit bagi pemain untuk mencapai level profesional di masa depan.
Pentingnya Kompetisi untuk Pengembangan Karakter
Kompetisi di luar kota memberi pengalaman berbeda bagi pemain muda. Mereka bertemu lawan dengan gaya bermain baru. Hal ini membantu mereka belajar beradaptasi dengan cepat. Situasi seperti ini tidak bisa mereka dapatkan hanya dari latihan rutin.
Selain teknik bermain, turnamen ini juga melatih karakter. Anak-anak belajar disiplin, kerja sama, dan menghormati lawan. Mereka juga belajar menghadapi tekanan ketika pertandingan berjalan ketat.
Pelatih memanfaatkan momen ini untuk mengamati perkembangan pemain. Mereka melihat siapa yang siap di level lebih tinggi dan siapa yang perlu bimbingan tambahan. Kompetisi menjadi ruang evaluasi paling objektif.
Harapan Besar bagi Masa Depan Sepak Bola Tangerang
Pemerintah Kota Tangerang berharap keberangkatan ini menjadi inspirasi. Banyak anak di Kota Tangerang bercita-cita menjadi pesepak bola profesional. Dengan melihat tim Forssekot bertanding, mereka bisa termotivasi untuk ikut berlatih serius.
Selain itu, kehadiran Forssekot di turnamen regional juga menjadi ajang promosi bagi sekolah sepak bola Kota Tangerang. Jika pemain tampil baik, SSB yang mengasuh mereka juga mendapat pengakuan. Ini dapat meningkatkan jumlah peserta dan memperkuat ekosistem pembinaan.
Pemerintah daerah menekankan bahwa sepak bola harus menjadi sarana membangun generasi berkualitas. Aktivitas olahraga menjaga kesehatan, menumbuhkan disiplin, dan melatih kerja tim. Nilai-nilai ini sangat berguna bagi masa depan anak-anak.
Kesimpulan: Ajang Penting untuk Pengembangan Atlet Muda
Keberangkatan tim Forssekot Kota Tangerang ke Piala Kadin Jawa Barat menjadi bukti nyata pembinaan atlet muda dilakukan dengan serius. Pemerintah memberikan dukungan penuh agar para pemain dapat tampil optimal dan merasakan atmosfer kompetisi resmi.
Ajang ini bukan hanya tentang menang atau kalah, tetapi tentang pengalaman yang membentuk karakter. Dengan bimbingan pelatih, dukungan orang tua, dan perhatian pemerintah, anak-anak ini memiliki peluang besar berkembang menjadi pemain hebat di masa depan.

Cek Juga Artikel Dari Platform lagupopuler.web.id
